Love Tamarind Part 2
Love Tamarind Part 2 Pagi Sendu Pagi itu aku malas sebenarnya untuk bangun, karena aku masih ngantuk habis begadang tadi malam mengerjakan semua pekerjaan rumahku. Liburan semester memang menjengkelkan. PR…
Cerita Dewasa, Cerita Hot, Cerita Bokep, Cerita Seks, Cerita Dewasa Bersambung
Love Tamarind Part 2 Pagi Sendu Pagi itu aku malas sebenarnya untuk bangun, karena aku masih ngantuk habis begadang tadi malam mengerjakan semua pekerjaan rumahku. Liburan semester memang menjengkelkan. PR…
Love Tamarind Part 1 Prolog Namaku Rian Ramadhani anak Pak Jaelani, seorang yang terpandang di kampung ini. Aku bukan orang yang istimewa sebenarnya, tapi karena status bapakku, akhirnya aku pun…
Kerja atau Sex Part 4 Awkwardness Rasanya hatiku berbunga setelah kemarin malam, rasanya setelah terpendam keinginan ini setelah sekian lama. Nita dan saya menjadi lebih dekat, tapi yang tetap menjadi…
Kerja atau Sex Part 3 A Sweet Mistake Setelah Nita berlari meninggalkan apartementku, saya berusaha mengejarnya, saya turun lewat tangga dengan terburu-buru, sampai di lantai dasarpun dia sudah tidak ada.…
Peluk 20 Detik Part 4 Kamar Ilegal yang Pertama 7 hari dalam seminggu .. Senin : Hari yang repot , harus ngantor tepat waktu , dan sekarang ada jadwal baru…
Peluk 20 Detik Part 3 Basement, Car and Tissue Awal Tahun 2015 …. whatssapp ANGGA : PING ! DEFI : lah kok ping kang wkwkwk ANGGA : owh .. ini…
Gadis Rambut Merah Part 30 End Of Mission Misi telah berakhir. Aku tak pernah merasakan petualangan yang seperti ini sebelumnya. Dan petualangan ini sayangnya harus berakhir. Ada awal ada akhir.…
Gadis Rambut Merah Part 29 Me vs You Mas Faiz sudah pergi bertarung dengan Lucifer dan kini aku bersama Moon menghadapi Suni. Dan kami terlibat kejar-kejaran. Suni berusaha kabur. Aku…
Pengalaman dengan Mertuaku Kali ini mengisahkan mertuaku yang lebih hot daripada istriku sendiri dengan judul yang hot di jamin seru dan meningkatkan birahi seks, selamat menikmati. Istriku memang agak kekanak-kanakan.…
Saat Kehilangan Keperawananku Bunga-bunga bertaburan indah didepan mata Rein, aromanya nyaman di hidung membangkitkan semangat untuk segera meraupnya. Tak tersisa. Dia pun jingkrak-jingkrak. Ya, ini kali pertama Rein diijinkan Ayahnya…