Kerja atau Sex Part 2
Kerja atau Sex Part 2 Office Hours Awal tahun 2015, Januari, saat itu musim penghunjan masih kadang hujan kadang tidak. Kalau mau dibilang cuaca lagi galau-galaunya. Awal tahun kegiatan kantor…
Kerja atau Sex Part 1
Kerja atau Sex Part 1 Prolog Tedy Anita Perkenalkan nama saya Tedy (nama samaran), saya seorang pria yang bekerja di salah satu bank Swasta di kota M, saya sudah bekerja…
Peluk 20 Detik Part 2
Peluk 20 Detik Part 2 First Kiss From Second Man Penghujung 2014 antara perayaan natal dan tahun baru dimana orang lain banyak mengambil cuti untuk dipergunakan liburan .. Kami para…
Peluk 20 Detik Part 1
Peluk 20 Detik Part 1 The 20 Sec Hug 20 detik itu hanya waktu yang sesaat 20 detik itu hanya …….... bagiku 20 detik sangat berarti , bagiku walau hanya…
Gadis Rambut Merah Part 28
Gadis Rambut Merah Part 28 Let’s Finish This “Luke!? Aku tahu kamu Luke bukan?” tanyaku. “Kamu dapat salam dari Profesor Andy.” Lucifer menoleh ke arahku. Dengan sekejap dia sudah ada…
Gadis Rambut Merah Part 27
Gadis Rambut Merah Part 27 Full Frontal KTT G-20. Dan acara ini diselenggarakan di Indonesia, tepatnya di Srikandi Hall. Tempat ini sudah diamankan oleh pihak berwajib dalam radius 2 km.…
Gadis Rambut Merah Part 26
Gadis Rambut Merah Part 26 There is Light Called A Hope NARASI FAIZ Jr. Berita pecah Penjara Federal dibobol dan Dr. Edward dibawa lari. Keberadaannya sekarang tidak diketahui. Siapa yang…
Gadis Rambut Merah Part 25
Gadis Rambut Merah Part 25 Prison Break “An LIIII!” Moon langsung melompat memeluk rekan senegaranya itu. An Li ini orangnya kecil, sedikit gemuk, rambutnya keriting memakai kacamata. “Moon, Moon! Enough!”…
Gadis Rambut Merah Part 24
Gadis Rambut Merah Part 24 This is My Girl Aku dan Moon berangkat ke sekolah bersama-sama. Bedanya adalah kali ini aku naik mobil dan aku yang nyetir. Sebenarnya bukan mobilku…
Gadis Rambut Merah Part 23
Gadis Rambut Merah Part 23 Pengorbanan “TIDAK! Itu tidak mungkin. Kami pasti bisa mengembalikan memory ini semua ke tubuhmu. Aku janji aku janji!” kataku. “Tidak Moon, sudah terlambat. Aku terlalu…
